Gerakan Edukasi Nutrisi dan Label Gizi (GENZI): Upaya Peningkatan Pengetahuan Remaja tentang Membaca Label Gizi sebagai Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2
Abstract
Peningkatan prevalensi Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) berkaitan erat dengan tingginya konsumsi minuman berpemanis kemasan pada remaja. Perilaku konsumsi tersebut dipengaruhi oleh kemudahan akses dan penggunaan uang saku untuk membeli makanan serta minuman kemasan. Oleh karena itu, peningkatan literasi gizi, khususnya kemampuan membaca label pangan, menjadi salah satu strategi penting dalam upaya pencegahan DMT2 sejak dini. Kegiatan pengabdian masyarakat melalui program Gerakan Edukasi Nutrisi dan Label Gizi (GENZI) bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pembatasan konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL), cara membaca Informasi Nilai Gizi, serta pemahaman mengenai Nutri-Level. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain one-group pre-test and post-test pada 24 remaja di SMKN 3 Samarinda. Edukasi diberikan menggunakan media visual berupa poster dan presentasi PowerPoint, disertai pengukuran sikap awal peserta melalui kuesioner. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan sebesar 13,13%, dari 86,33 pada pre-test menjadi 97,67 pada post-test, serta peningkatan nilai minimum dari 71 menjadi 86. Hasil pengukuran sikap awal menunjukkan bahwa mayoritas peserta menyadari risiko konsumsi gula berlebih terhadap DMT2 (87,5%), namun pemahaman mengenai cara membaca Informasi Nilai Gizi pada kemasan masih relatif rendah (29,2%). Program GENZI terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan literasi gizi remaja dan berpotensi mendukung pembentukan perilaku yang lebih bijak dalam memilih makanan dan minuman kemasan sebagai upaya pencegahan DMT2 sejak dini







