THE RELATIONSHIP BETWEEN SOCIAL MEDIA EXPOSURE AND'S EDUCATION REGARDING GIVING HUMAN PAPILLOMA VIRUS IMMUNIZATION
Abstract
Kanker serviks masih menjadi salah satu penyebab utama kematian pada perempuan di seluruh dunia yang sebagian besar disebabkan oleh infeksi persisten Human Papilloma Virus (HPV). Imunisasi HPV merupakan salah satu langkah pencegahan primer yang terbukti efektif dalam mengurangi risiko terjadinya kanker serviks pada anak perempuan usia sekolah. Cakupan pemberian imunisasi HPV dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk keterpaparan informasi melalui media sosial dan tingkat pendidikan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara keterpaparan media sosial dan pendidikan ibu dengan pemberian imunisasi HPV pada anak perempuan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik observasional dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian terdiri atas seluruh ibu yang memiliki anak perempuan kelas V dan VI di SD IT Luqman Al Hakim 02 sebanyak 87 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 59,8% ibu terpapar media sosial, sebagian besar responden memiliki tingkat pendidikan menengah, dan 73,6% anak perempuan telah menerima imunisasi HPV. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara keterpaparan media sosial dengan pemberian imunisasi HPV (p=0,001), serta antara pendidikan ibu dengan pemberian imunisasi HPV (p=0,003). Oleh karena itu, optimalisasi edukasi kesehatan melalui media sosial dan kegiatan penyuluhan perlu terus dilakukan untuk meningkatkan pemahaman ibu dari berbagai tingkat pendidikan serta mendukung peningkatan cakupan imunisasi HPV.







